Penyakit Idaman yang Mencerdaskan (Part 2: End)
Oleh: Fauzan Al-Asyiq Mengenai sisi emosionalnya, para pengidap LLI cenderung mampu mengendalikan mood mereka dan menjaganya tetap stabil, bahkan dalam keadaan tertekan sekalipun. Kebanyakan orang mungkin kurang bisa menjaga mood lantaran kondisi lingkungan dan sugesti orang lain (termasuk dirinya sendiri) yang terus terngiang-ngiang seperti suara yang berbicara didalam kepala mereka. Pengidap LLI hampir tidak pernah mengalami hal ini karena kontrol pikiran sepenuhnya berada dalam alam sadar mereka. Sayangnya, kondisi seperti ini justru berimbas pada pembawaan sang pengidap. Ekspresi mereka cenderung datar dan agak kurang bisa bersimpati terhadap keadaan orang lain. Meski bisa dibilang pengidap LLI mempunyai sedikit 'keistimewaan' dibanding manusia normal pada umumnya, bukan berarti mereka tak punya sisi humanisme yang dikorbankan. Satu kekurangan yang dimiliki pengidap LLI ialah ia kesulitan mengungkapkan apa yang ada dipikirannya, terutama melalui komunikas...