Review: Sate Petir Pak Nano (Yogyakarta)
The Silence of The Lambs Oleh: Fauzan Al-Asyiq Sebagai pecinta kuliner pedas, sate petir pak nano sudah lama menjadi peringkat teratas dalam top list schedule wisata kuliner saya. Alasannya sederhana saja; saya suka pedas, dan sate pak nano adalah sate daging kambing muda--tipe daging terlezat yang dianugerahkan Tuhan pada umat manusia. Dan, baru hari ini saya berkesempatan mencicipi sate yang konon katanya mampu memberikan sengatan petir pada lidah yang mengecapnya. Spot kuliner ini berlokasi cukup jauh dari jantung kota Jogja, tepatnya di jalan lingkar selatan, desa Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul. Meski jauh, lokasinya mudah ditemukan karena terletak persis dipinggir jalan besar, tepat disebelah jembatan. Warung ini tidak hanya menyediakan sate, namun juga tongseng yang masih berbahan dasar sama, daging cempe (kambing ababil :P). Saya sendiri butuh waktu perjalanan sekitar 40 menit dari ujung ringroad utara Jogja.