Menulis Sebagai Identitas Mahasiswa
Oleh: Muhammad Fauzan Al-Asyiq “Al ‘Ilmu Shoidun Wal Kitabatu Qoiduhu” Demikianlah sepenggal pepatah Arab yang kurang lebih berarti “Ilmu itu bagai binatang buruan, dan tulisan adalah tali pengikatnya”. Kalimat tersebut telah menekankan kepada kita tentang pentingnya menulis. Riset pun telah membuktikan bahwa menulis dapat meningkatkan kepahaman dan respon ingatan hingga 6X dibandingkan dengan hanya membaca sebuah informasi. Memang membaca pun tak kalah pentingnya dengan menulis, akan tetapi hal tersebut hanya merupakan input informasi dalam otak saja, sementara menulis merupakan input sekaligus output informasi yang kita terima. Sebagai contoh, saat kita mencatat ilmu yang diberikan oleh dosen, maka tulah yang disebut sebagai input. Sementara ketika kita menuliskan jawaban ujian diatas selembar kertas, maka itulah output pikiran kita. Keduanya jelas saling berkesinambungan....